Serangan Heroik Mujahidin, Allohu Akbar !!!

Berpakaian hitam dan bersenjatakan senapan AK-47, granat dan peluncur roket, Mujahidin merangkak naik ke dinding belakang Pangkalan AL Mehran di Karachi, tanpa terlihat oleh kamera keamanan. Kemudian, dengan hanya sepasang tangga, mereka memanjat ke tembok, memotong kawat berduri di atas, untuk meluncurkan pengepungan 17 jam yang luar biasa cerdik dan berani.

Pesawat pengawas maritim P-3C ( yang dipasok U.S ) yang hancur didalam pangkalan Mehran.

 

Tim mujahidin tersebut, diyakini terdiri lima belas mujahidin, menghancurkan dua pesawat pemantau yang dipasok AS dan terlibat dalam tembak dengan pasukan keamanan.Menteri Dalam Negeri Rehman Malik mengatakan 10 personil keamanan Pakistan tewas dan 15 lainnya luka-luka. Empat militan tewas dan dua yang diyakini telah lolos (?), katanya.

Taliban Pakistan, mengaku bertanggungjawab atas serangan tersebut, yang katanya itu dimaksudkan untuk membalas pembunuhan Syaikhul Mujahid Usamah bin Laden rhm di kota militer Abbottabad.

Serangan sangat berani tersebut kemungkinan meningkatkan kekhawatiran di antara para pemimpin di Amerika Serikat dan Eropa tentang keamanan sekitar 100 senjata nuklir Pakistan.

“Saya yakin akan ada kekhawatiran di seluruh dunia tentang hal ini, tidak ada keraguan tentang itu,” kata analis keamanan Talat Masood, seorang pensiunan jenderal Pakistan. “Saya pikir Pakistan harus memastikan bahwa hal seperti ini tidak dapat diulang dari sudut pandang instalasi nuklir.”

Di Washington, pensiunan Angkatan Darat Letnan Jenderal David W. Barno mengatakan, serangan itu “datang pada waktu yang sulit bagi militer Pakistan. Tidak hanya Amerika Serikat mampu menyusup kedalam Pakistan dan membunuh Osama bin Laden di bawah hidung mereka, sekarang militan menyerang pangkalan Pakistan. ini memiliki nilai kejutan. “

Barno, yang memimpin komando militer di Afghanistan dari 2003 sampai 2005 dan sekarang adalah rekan senior di Pusat berbasis di Washington untuk New American Keamanan, mengatakan militer AS semakin khawatir bahwa simpatisan Mujahidin tampaknya telah menyusupi militer dan intelijen Pakistan.

Pengepungan di pangkalan angkatan laut di Karachi, kota terbesar Pakistan dan pusat keuangan, dimulai sekitar pukul 10:30 Minggu (22/05.11). Menteri Dalam Negeri Malik mengatakan Mujahidin menghindari gerbang depan pangkalan yang dijaga ketat, dan masuk mendekat dari belakang, dekat Shah Faisal Colony, lingkungan yang berpenghasilan rendah.

Mereka menyeberangi sungai kecil di belakang pangkalan, kemudian menggunakan salah satu tangga yang mereka bawa. Malik mengatakan Mujahidin tampaknya tahu tentang celah dalam jangkauan dua kamera keamanan dan memilih lokasi itu untuk masuk ke dalam. Mereka menempatkan tangga kedua di bagian dalam dinding, turun, dan melesat menuju dua pesawat pengintai besar, yang berada di hanggar.

“Mereka sangat cerdik, cerdas, tempat di mana ada celah di mana kedua kamera tidak bisa melihat,” kata Malik.

Setelah di landasan, mereka meledakkan salah satu dari dua pesawat P-3C Orion surveilans, yang diberikan kepada angkatan laut Pakistan oleh AS pada bulan Juni. Ledakan dari tangki bahan bakar pesawat yang hancur menyambar dan turut membakar pesawat surveilans kedua di dekatnya. Pesawat ini memiliki peralatan khusus untuk mendeteksi kapal selam dan digunakan untuk patroli maritim.

Dari 10 personel keamanan Pakistan tewas, tiga orang pasukan komando Angkatan Laut dan satu adalah seorang letnan angkatan laut yang memimpin tim komando untuk menghadapi para Mujahidn setelah mereka  menghancurkan pesawat pengintai, kata Malik.

Pada bulan Oktober 2009, militan menyerbu markas tentara di kota garnisun Rawalpindi dan mengambil sandera, setelah pengepungan 22 jam yang berakhir dengan kematian 23 orang, termasuk sembilan mujahidin.

Pada saat yang sama, Peter W. Galbraith, mantan wakil PBB di Afghanistan mengatakan, ada kekhawatiran umum tentang Pakistan, “sebuah negara membangun banyak senjata nuklir Untuk apa? Itu mengganggu.”

Taliban Pakistan telah bersumpah untuk membalas pembunuhan Syaikh Usamah bin Ladin rhm dengan serangan baik di Pakistan ataupun di Amerika. Serangan balasan pertama mereka yang besar datang 13 Mei ketika bom bunuh syahid kembar menewaskan sedikitnya 80 rekrutan paramiliter Pakistan di kota barat laut Shabqadar. Pada hari Jumat, sebuah bom mobil yang menargetkan dua kendaraan Konsulat AS di kota barat laut Peshawar, Pakistan membunuh seorang pengamat dan melukai warga Amerika.(har/latimes)

About Haroky2000

The Prophet SAW said : “Islam begin as something strange ( Ghuroba` ), and it will return as something strange the way it began”.

Posted on Mei 28, 2011, in Kabar Berita. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: