Kerusuhan di Libya Telah Menewaskan 6.000 Orang

Sedikitnya 6.000 orang tewas sejak pemberontakan terhadap pemerintahan Moamer Kadhafi meletus dua pekan lalu, kata seorang juru bicara Liga Hak Asasi Manusia Libya, Rabu.

“Korban tewas di seluruh negeri berjumlah sekitar 6.000,” kata Ali Zeidan kepada wartawan di Paris, dengan menambahkan bahwa jumlah itu mencakup 3.000 orang di ibukota, Tripoli, 2.000 di Benghazi, kota kedua Libya yang dikuasai pemberontak, dan 1.000 lagi di kota-kota lain.

“Ini adalah apa yang dikatakan orang kepada kami, namun jumlahnya bisa lebih banyak,” tambahnya.

Beberapa diplomat menyatakan, antara 1.000 dan 2.000 orang tewas dalam pemberontakan itu, namun angka pasti sulit diketahui karena keadaan di lapangan.

Zeidan mengatakan, ada ribuan tentara bayaran yang ditempatkan di Libya, termasuk 3.000 orang di Tripoli dan 3.000 lagi di luar kota itu, yang kabarnya dipimpin oleh para perwira dari Chad, negara tetangga selatan Libya.

Hampir seluruh wilayah negara Afrika utara itu terlepas dari kendali Kadhafi sejak pemberontakan rakyat meletus di kota pelabuhan Benghazi pada pertengahan Februari. Meski demikian, Kadhafi bersikeras akan tetap berkuasa.

Ratusan orang tewas dalam penumpasan brutal oleh pasukan pemerintah dan ribuan warga asing bergegas meninggalkan Libya pada pekan pertama pemberontakan itu.

Kadhafi (68) adalah pemimpin terlama di dunia Arab dan telah berkuasa selama empat dasawarsa.

Aktivis pro-demokrasi di sejumlah negara Arab, termasuk Libya, terinspirasi oleh pemberontakan di Tunisia dan Mesir yang berhasil menumbangkan pemerintah yang telah berkuasa puluhan tahun. Di Tunisia, demonstran juga menjatuhkan kekuasaan Presiden Tunisia Zine El Abidine Ben Ali pada Januari.

Ben Ali meninggalkan negaranya pertengahan Januari setelah berkuasa 23 tahun di tengah tuntutan yang meningkat agar ia mengundurkan diri meski ia telah menyatakan tidak akan mengupayakan perpanjangan masa jabatan setelah 2014. Ia dan istrinya serta anggota-anggota lain keluarganya kini menjadi buronan dan Tunisia telah meminta bantuan Interpol untuk menangkap mereka. (btt/ant)

About Haroky2000

The Prophet SAW said : “Islam begin as something strange ( Ghuroba` ), and it will return as something strange the way it began”.

Posted on Maret 19, 2011, in Kabar Berita. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: