Perbudakan Wanita ( Sex ) Di Israel

Jendela ini biasa membuat pembeli terkejut di sebuah mal Tel Aviv minggu lalu ketika di antara toko, para pengunjung mal menemukan sekelompok wanita muda berdiri di sebuah toko. Pada tangan mereka tertera harga tag merinci usia, berat badan, tinggi badan dan negara asal. Penyelenggara mengatakan kampanye ini dirancang untuk memberikan kesadaran akan perdagangan perempuan. Hal ini bertujuan untuk mengumpulkan tanda tangan cukup untuk menekan kementerian kehakiman Israel agar merancang undang-undang yang akan menjadi sebuah kejahatan bagi pria untuk pergi ke pelacuran.
Undang-undang ini adalah langkah penting berikutnya dalam memerangi perdagangan perempuan ( dimana di Israel hal tersebut sangat marak ), kata pengacara Ori Keidar, salah satu pendiri dari gugus tugas masalah ini.
“Undang-undang terhadap pelanggan pelacur ‘akan membawa penurunan permintaan untuk prostitusi dan akan menjadi bisnis yang kurang menguntungkan bagi organisasi kejahatan,” kata Keidar. Di kalangan kaum yahudi, banyak sekali terdapat kelompok-kelompok kejahatan terorganisir seperti halnya mafia, yakuza, triad, dsb.

Selama dekade terakhir, sekitar 10.000 perempuan telah diperdagangkan ke Israel dalam apa yang disebut Keidar sebagai “perbudakan modern.” Para wanita dikunci terpenjara, dipukuli, diperkosa, kelaparan dan dipaksa untuk menerima 15-30 orang sehari 365 hari setahun, menurut pengacara.

“Hal ini pada gilirannya akan membawa pengurangan dalam perdagangan perempuan.”
Keidar mengatakan undang-undang ini adalah prototipe setelah undang-undang serupa di Swedia yang telah secara drastis mengurangi perdagangan dan prostitusi.
Selama dekade terakhir, sekitar 10.000 perempuan telah diperdagangkan ke Israel dalam apa yang disebut Keidar sebagai “perbudakan modern.”
Para wanita dikunci terpenjara, dipukuli, diperkosa, kelaparan dan dipaksa untuk menerima 15-30 orang sehari 365 hari setahun, menurut pengacara. Sekitar tiga tahun lalu, polisi Israel berusaha mengurangi perdagangan perempuan. Pasukan keamanan juga membantu dengan meningkatkan patroli di perbatasan Israel-Mesir. Perbatasan sepanjang 300 kilometer ini merupakan rute utama bagi penyelundupan perempuan ke Israel, kata Keidar.
“Undang-undang terhadap pelanggan pelacuran dan pengguna wanita wanita yang dipaksa diperbudak untuk melacur akan membawa pengurangan lebih lanjut dalam perdagangan wanita dan dengan sedikit tekanan semakin kita bisa menghilangkannya” kata Keidar.

Sumber : koranterbaru.com

About Haroky2000

The Prophet SAW said : “Islam begin as something strange ( Ghuroba` ), and it will return as something strange the way it began”.

Posted on Maret 17, 2011, in Alam Islami. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: