Pria Irlandia Yang Siap Membunuh Demi Islam

( MUSLIMDAILY ) Seorang “jihadis” pria asal Irlandia yang tinggal di lembah Swat Pakistan mengatakan ia sedang mempersiapkan perang besar melawan tentara Inggris dan aliansinya di Afghanistan.

Khalid Kelly, mantan bocah altar dari wilayah Liberties, Dublin. Dia juga dikenal dengan nama Terry, kepada The Sunday Times dia mengatakan sedang mengikuti pelatihan persenjataan di wilayah pegunungan di area kesukuan Pakistan dalam usahanya berjihad melawan musuh Islam. Impiannya adalah untuk berhadapan dengan pasukan Inggris dalam sebuah pertempuran, walaupun ia akhirnya “ditempatkan” untuk bertempur melawan pasukan Amerika, katanya.

“Saya sedang berada dalam jalan jihad. Saya sudah membawa senapan saya dan menyelesaikan pelatihan agar mahir menggunakan senjata. Saya pernah belajar menggunakan M-16 dalam waktu lima jam”, kata pria ini. “Pekan depan, insya Allah saya sudah berada di Afghanistan bertempur melawan pasukan Inggris”.

Dia ditanya bagaimana perasaannya jika anaknya yang berumur tiga tahun menjadi pelaku bom bunuh diri, ia menjawab : “Saya berharap ia bisa masuk surga sebelum umurnya mencapai masa siap menikah”. Anak laki-lakinya, ia beri nama Usamah. Kelly pernah tinggal di Inggris bersama ibunya yang orang Pakistan dan dua adik laki-lakinya. Ayah Kelly berpendapat jika Usamah si bocah ini akan mahir menggunakan senjata setelah ia berumur 10 tahun.

Kelly bercerita ia belajar membaca peta dipegunungan Skotlandia, yang bentuknya mirip dengan pegunungan Afghanistan, walaupun diakuinya masih agak berbeda bentuk. Ia melakukan ini semua karena Barat telah melakukan permusuhan dengan umat Muslim.

“Kenapa aku mau melakukan ini semua? bukankah apa yang kulakukan ini sama dengan yang dilakukan para pria disana yang mendaftar di pusat rekrutmen militer (tentara Inggris-red)?” katanya. “Selama kami tidak mempunyai keamanan, kalian juga tidak akan mempunyai keamanan. “Kami akan membunuh dan mengebom sama seperti kalian membunuh dan mengebom negeri kami”.

Irlandia juga merupakan target yang diperbolehkan, menurut Kelly. “Irlandia mempunyai kedutaan besar Amerika, jadi Irlandia sudah terbuka untuk diserang”, tandas Kelly.

Kelly merupakan salah seorang “jihadis” yang tidak seperti biasa. Pria 42 tahun ini dulu tumbuh dalam lingkungan Katolik yang ketat dan dilatih sebagai perawat, ia kemudian pindah ke Arab Saudi pada 1996 untuk bekerja di rumah sakit King Faisal tanpa dibayar. Pada tahun 2000 ia berkenalan dengan dunia jihad Islam oleh seseorang dari Afghanistan saat ia sedang bertugas di sebuah penjara bernama Al-Ha’ir, di Riyadh.

“Saya pernah tinggal dalam kehidupan Barat yang sangat nyaman, dalam rumah tiga tingkat dengan kolam renang. Saya pernah menjadi orang barat seperti kebanyakan yang rasis”, kata Kelly menceritakan kisahnya sebelum ia menjadi Islam. “Sekarang saya hidup dalam mimpi saya, namun harga surga itu tidaklah murah. Saya bangun pagi pukul 5. Saya sering bepergian dan dan saya banyak mengalami penderitaan”.

Kelly kemudian pindah ke Inggris Raya pada 2002 dan bergabung dengan kelompok Al-Muhajiruun, organisasi Islam Inggris yang sekarang dilarang disana, ia berhubungan dengan syaikh Omar Bakri Muhammad dan Anjem Choudry. Ia mencapai kemasyuran pada 2007 saat ia mendeklarasikan pemboman London pada tanggal 7 Juli sebagai “Hari Bahagia”.

“Jika saya punya keberuntungan, saya yang akan berada di terowongan kereta itu. Namun saya di London hanya untuk memberi panggilan”, katanya. Kelly juga “memberi panggilan” di Irlandia, diamana ia kadang-kadang disana untuk memberi pelajaran jihad kepada para pemuda Muslim. Ia mengingatkan jika Irlandia telah meletakkan dirinya sebagai sasaran dengan mengijinkan pesawat-pesawat perang Amerika mendarat di bandara Shannon.

Kelly sekarang berada di Barat sebagai orang yang menyiapkan mental para jihadis, ia menyatakan ia menghabiskan banyak waktunya di internet untuk mempelajari membuat bom. Ia meninggalkan Inggris pada 2008 setelah beberapa kawannya ditangkapi polisi Inggris karena dianggap bertindak anarkis saat melakukan demo protes pemuatan kartun nabi Muhammad di koran Denmark.

Setelah sekian lama di “bawah tanah”, Khalid Kelly sekarang muncul di lembah Swat Pakistan, dimana tentara Pakistan akhir-akhir ini kerap kali menjatuhkan misil-misil mereka disana dalam operasi pemberantasan Taliban selama tiga bulan terakhir ini. Ia sering bepergian ke Rawalpindi, kota utama setelah Islamabad, disana ia bertemu dan melakukan kontak serta menyebarkan pemahaman jihadnya.

Dalam salah satu pertemuan dengan The Sunday Times bulan lalu di sebuh taman kota, ia mengatakan jika mendapat “perintah tuhan” untuk membunuh. Saya merasa betul jika membunuh karena Allah. Saya telah mempersiapkan mental yang baik jika saatnya tiba, maka saya sudah siap. Saya berdoa tiap malam agar diberi keberanian”, katanya.

Kelly mengatakan ia pindah ke Pakistan untuk bergabung dengan yang “terbaik dari yang terbaik” dalam dunia jihad untuk berjuang dan bekerja untuk mengganti pemerintahan sipil dengan pemerintahan Islam. Saat Islamabad menyatakan akan memberantas militan Islam, Kelly mendaratkan harapannay bahwa Pakistan akan menjadi seperti Irak dengan aksi-aksi “penyembelihan dan penculikan”.

Wajahnya menjadi bersinar saat ia menjelaskan mengenai pemboman Istyshad dan penembakan-penembakan yang telah membunuh ratusan penduduk Pakistan sejak militer Pakistan melancarkan serangan besar-besaran terhadap Taliban dan Al Qaeda di wilayah sabuk kesukuan Pakistan.

Ia juga tidak meminta maaf mengenai hasratnya untuk membiayai, menganjurkan dan ikut ambil bagian dalam amaliahnya yang menurut pandangan Barat merupakan aksi “terorisme”. “Saya selalu percaya bahwa Islam adalah terorisme. Kami disuruh untuk meneror musuh-musuh Islam”, katanya. “Dunia ini akan menjadi tempat yang berbahaya. Semua orang lebih baik mulai memeluk Islam atau jika tidak nanti orang-orang akan mulai menerbangkan pesawat-pesawat dan mulai menabrakkanya ke gedung-gedung”.

Tamat

About Haroky2000

The Prophet SAW said : “Islam begin as something strange ( Ghuroba` ), and it will return as something strange the way it began”.

Posted on Desember 10, 2009, in Ragam. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: