Syeikh Usamah Bin Ladin, Makin Dicaci Makin Dicinta

Saya ingin menyampaikan sebuah kisah nyata yang ditulis oleh DR. Muhammad Abbas kepada para pembaca. Berikut ini kutipannya.

Seorang kawan saya yang beragama nasrani mengejutkan saya, ketika ia berkata kepada saya bahwa ia memasang gambar Usamah Bin Ladin dirumahnya. Tampaknya ia mengerti keterkejutan saya itu, sehingga berkata:

“Tidak ada manusia yang menjadi perwujudan dari keagungan, kesucian dan kekudusan yesus kecuali wajah Usamah bin Ladin, karena itu saya menempelkan poto itu di rumah saya”.

Ide ini cukup mengejutkan saya, tetapi tak lama kemudian saya memahami bahwa ide ini benar benar wajar.

Sebab, Anda wahai Mujahid, lebih dekat kepada Islam daripada para penguasa ( negeri negeri ) Muslim dan ulama penguasa, serta lebih dekat kepada Al Masih as dan Musa as, daripada sebagian orang yang mengaku sebagai pengikutnya.

Saya sempat berfikir, mungkinkah Al Masih as menyetujui apa yang dilakukan oleh Bush? Mungkinkah Musa as menyetujui apa yang dilakukan oleh Sharon, begitu juga Bani Israel? Mungkinkah kedua Rosul ini setuju dengan penghancuran satu negara dan dikobarkannya perang dunia hanya karena satu tuduhan yang mereka klaim?

Jika Bush yang telah menyatkan bahwa dirinya sedang memimpin perang salib baru itu tidak mengikuti wasiat wasiat Al Masih as; jika teroris dan penjahat Sharon mendustakan Nabi Musa as; jika demikian, jika keduanya tidak melaksanakan wasiat kedua Rosul itu, tidak melaksanakan agama kedua Rosul itu, dan tidak beribadah kepada Alloh Yang Mah Esa, Tuhan kedua Rosul itu; mak bisa dipastikan bahwa keduanya sedang melaksanakan wasiat wasiat setan dan sedang beribadah kepad setan.

Ide ini semakin mengkristal. Sesungguhnya Usamah Bin Ladin tidak saja mewakili sosok Umat Islam, tetapi ia mewakili sosok setiap manusia yang beriman kepada ‘tuhan’, apapun agama mereka. Dengan format seperti ini, maka peperangan sebenarnya adalah antara mereka yang mengucapkan “Tiada Tuhan selain Aloh” dengan mereka yang mengucapkan “Tiada Tuhan selain amerika”.

About Haroky2000

The Prophet SAW said : “Islam begin as something strange ( Ghuroba` ), and it will return as something strange the way it began”.

Posted on Agustus 1, 2009, in Taklimat. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: