Islam Ditegakkan Dengan Pedang

Rosululloh saw bersabda :

“Aku diutus menjelang hari Kiamat sehingga hanya Alloh yang diibadahi ( disembah ), sehingga tidak ada sesuatu bagi-Nya. Dijadikan rezkiku dibawah kelebatan tombak. Dan dijadikan kehinaan serta kekecilan bagi siapa yang menyalahi ( perintahku ). Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk kaum tersebut”. ( H.R. Ahmad )

Dan benarkah sejarah Islam penuh dengan pertumpahan darah? Kukatakan benar dan sangat benar ! Dan fakta itu terus berlangsung sampai sekarang.

Bukankah Bilal Bin Robah ra telah tertumpah darahnya saat disiksa Abu Jahal ? Dan bukankah keluarga Yasir telah dianiaya parah sehingga darahnya tercurah. Dan bukankah gigi geraham Rosululloh saw pecah dan pipi serta pelipis beliau berdarah ? Entah berapa ribu lagi darah Kaum Muslimin yang tertumpah sebagai bentuk perlawanan terhadap para pengikut kebatilan, para penindas, para penjajah, dan hal itu berlangsung hingga kini. Ya, sampai detik ini.

Tidakkah kita melihat darah Kaum Muslimin di Palestina, tak peduli bayi, anak anak, wanita lemah, dan kaum tua jompo yang ditumpahkan darahnya oleh drakula israel…. Tidakkah kita melihat, 1.6 juta bayi di Irak mati dibunuh oleh monster amerika lewat tangan PBB…. Tidakkah kita melihat darah 200.000 Muslim-Muslimah Afghanistan yang jadi bulan bulanan pasukan crusade war amerika dan sekutu sekutunya…..

Lewat si Ramos dan kini si Arroyo, amerika membunuh kaum Muslimin si Moro hanya dengan alsan tolol; ‘pemberontakan’ ?? Tak kurang 200 santri pesantren Walis0ngo di Poso telah dibunuh dan dibantai secara sadis dan biadb oleh kaum salibis dengan bonekanya bernama Tibo… Di Ambon, saat menjalankan Iedul Fitri tahun 1999, ratusan kaum Muslimin dan Muslimah digranat, ditombak, dibelah perutnya, dicincang, dibakar ( hidup hidup ) oleh kaum salibis dengan boneka yang bernam RMS.

Di Bosnia, secuil ‘Muslim area’ di jantung eropa akhirnya dijadikan Killing Zone oleh katholik ortodoks. Wanita mengandung dibelah perutnya diganti dengan kucing yang masih hidup kemudian dijahit kembali. Imam masjid dipecahkan kepalanya dengan beberapa butir peluru lalu diseret ditengah jalan di bawah tatapan anak anaknya yang masih kecil dan isterinya… Hal serupa terjadi di Kosovo.

Masih kurang ??????

Lihatlah Chechnya, lihatlah Burma dan lihatlah Ughuristan !!! Kuburan nyaris tak mampu lagi menampung jasad jasad kaum Muslimin. Bayi kanak kanak dan kaum Muslimin tak lagi menangis. Air mata mereka telah kering. Dendam dan luka mendalam telah menyumbat bibir mereka. Kepedihan dan lolongan minta tolong telah ‘menggunting’ pita suara mereka.

Benar… sejarah kaum Muslimin penuh dengan pertumpahan darah. Dan benarlah sabda Rosululloh saw, “Ketahuilah surga itu di bawah kilatan pedang”. ( Bukhori-Muslim ).

Kaum Muslimin yang tidak setuju dengan hadits shohih itu silahkan ‘protes’ kepada Alloh yang telah memerintahkan Rosululloh saw untuk berkata seperti itu. Dan mereka yang keberatan dengan hadits itu silahkan buat hadits baru, misalnya, “surga itu dibawah cipratan air liur” atau “surga itu dibawah decak kagum para penggemar” atau “surga itu di bawah restu PBB” atau “surga itu di bawah restu persetujuan seluruh umat agama”, dan lainnya. Sehingga drakula bin monster dan gerombolannya senang. Sehingga dapat menunjukkan wajah Islam itu tidak bengis. Sehingga dapat mewakili ‘Islam cinta damai’.

Namun jika keberatan, maka diam adalah lebih baik. Tidak pantas seorang yang mengaku dirinya beriman menolak kebenaran yang datang dari Alloh dan Rosul-Nya. Seluruh kandungan Al Qur`an adalah kebenaran, segal perilaku Rosululloh saw yang tertuang dalam hadits shohih adlah kebenaran. Maka “Ketahuilah, surga itu di bawah kilatan pedang ” adalah kebenaran. Terimalah segala yang datang dari Rosululloh saw.

“Apa yang diberikan Rosul kepadamu maka ambil ( terima ) dan apa yang dilarang bagimu maka tinggalkanlah. Dan bertaqwalah pada Alloh. Sesungguhnya Alloh sagat keras hukuman-Nya”. ( Q.S. Al Hasyr : 7 )

Seperti telah kukatakan, bahwa apa yang telah mereka ‘tuduhkan’ itu adalah benar. Mereka mengatakan sesuatu yang benar tetapi bermaksud bathil. Tidak ubahnya setan yang mengatakan kepada Alloh, “Engkau ciptakan aku dari api dan Engkau ciptakan dia ( Adam ) dari tanah”, tetapi dengan ucapannya itu ia lantas berbuat bathil dengan tidak mentaati perintah Alloh untuk sujud kepada Adam as.

( Asy Syahid Bi Idznillah )

About Haroky2000

The Prophet SAW said : “Islam begin as something strange ( Ghuroba` ), and it will return as something strange the way it began”.

Posted on Juli 28, 2009, in Taklimat. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: