Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton Meledak

Ledakan terjadi sekitar pukul 7 lewat 42 menit. Ledakan begitu keras dan bisa didengar begitu keras dalam radius sekitar 3 kilometer. Hingga sepuluh menit setelah terjadi ledakan, asap putih setinggi gedung JW Marriot masih membumbung di kawasan Mega Kuningan.

Hingga lima belas menit ledakan, belum banyak aparat yang mengevakuasi lokasi. Tampak sekitar delapan hingga sepuluh warga asing terkapar di sekitar halaman hotel Ritz Carlton. Bahkan hingga 30 menit kejadian, sebuah ambulan baru datang. Beberapa petugas sekuriti hotel akhirnya terpaksa membawa korban yang sebagian besar warga asing itu dengan menggunakan kendaraan seadanya seperti mobil box.

Seorang pegawai hotel JW Marriot menceritakan, kami sangat panik mendengar ledakan begitu besar. Semua pegawai diminta keluar. Dan tamu-tamu hotel juga dievakuasi di sekitar gedung.

Namun, seorang pegawai yang berkantor di gedung Menara Rajawali mengatakan, “Bom kali ini tidak sebesar bom yang pernah meledak di Mariot. Tapi, cukup besar juga sih.”

Saat ini, sekitar empat puluh menit kejadian, lokasi mulai diisolasi dalam radius sekitar 1 kilometer. Ratusan warga sudah menumpuk di sekitar kawasan Mega Kuningan. Mereka tampak ada yang bingung karena khawatir ada keluarga mereka yang menjadi korban.

Seorang ibu yang berhasil dijumpai Eramuslim mengatakan, ”Saya khawatir keponakan saya yang berkerja di Mariot kena bom.” Tapi, ibu tersebut tampaknya tidak bisa masuk ke lokasi Marriot karena aparat sudah mulai mengisolasi kawasan.

Sekitar 20 menit kejadian, asap sudah mulai menghilang. Kaca-kaca dari hotel Ritz Carlton tampak pecah dan menghambur di jalan depan hotel.

Pegawai-pegawai di sekitar gedung Marriot dan Ritz Carlton masih berkerumun di sekitar lokasi kejadian. Mereka spontan keluar gedung karena khawatir ada bom susulan. Di sekitar lokasi ada beberapa gedung yang memang sangat berdekatan. Yaitu, gedung Plaza Mutiara, Menara Rajawali, Gedung XL, dan Dubes China. Mnh.(POJ/eramuslim)

About Haroky2000

The Prophet SAW said : “Islam begin as something strange ( Ghuroba` ), and it will return as something strange the way it began”.

Posted on Juli 17, 2009, in Taklimat. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: