Densus 88 Aniaya Anak Dibawah Umur

Kapolda Sulut: “Penganiayaan Ringan Nggak Perlu di Tahan”

Kredibilitas polri bakal tercoreng hebat. Warga sipil dibawah umur di aniaya hingga berdarah-darah. Sialnya, kalau itu dilakukan Densus 88. Herannya Kapolda Sulut JJ Uli bilang, itu masalah kecil

Ironisnya, penganiayaan terhadap Rizky Zulhadji (16), warga Kotamobagu (18/5) lalu, diduga kuat dilakukan oleh tiga orang anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Polda Sulut. Padahal, satuan Densus 88.
Tiga oknum pelaku penganiaya, masing-masing FR alias Roynald, NHM alias Mamonto serta LL alias Luther melakukan aksi kekerasan terhadap korban pada Jumat dini hari, 18 Mei lalu di Café Chelo kawasan Kotabangon, Kota Kotamobagu.

Akibatnya, korban bersimbah darah karena dipukuli hingga babak belur disekujur tubuhnya, mulai dari bagian pelipis mata, dada, bibir, serta telinga korban keluar darah.

Belum puas dengan aksi kekerasannya, korban kembali digiring oleh pelaku ke dalam café, lalu dipaksa untuk menenggak minum keras (miras).
Tak hanya itu, pengakuan korban yang didampingi ibunya, Kamis (28/6), dirinya juga dipaksa harus makan tissue oleh tiga oknum anggota satuan anti teror Polda Sulut itu.

Kronologisnya, menurut korban, malam itu dirinya hendak pulang ke rumah, sambil menunggu temannya.
Tak seberapa lama, tiga oknum anggota polisi menghampirinya dan menanyakan kalau-kalau mabuk dan membawa Narkoba. Namun korban mengaku kalau dirinya tak pernah menyentuh barang haram (narkoba), seperti yang dicurigai tiga anggota polisi itu.
Bermaksud membuktikan kecurigaannya, korban langsung digeledah hingga pake pencopotan pakaian dalam segala, meski akhirnya tak menemukan apa-apa. Tak seberapa lama, korban dianiaya dipelipis mata kanan, dada, bibir, dan telinga korban keluar darah.
Belum puas dengan perbuatannya, korban kembali digiring oleh pelaku ke dalam café Chelo lalu dipaksa untuk minum miras. Tak hanya itu, pengakuan korban, dirinya juga dipaksa makan tissue oleh tiga pelaku penganiayaan.

Setelah itu, korban diperintahkan untuk membasuh wajahnya dengan air sungai dibarengi ancaman, agar tak membuka mulut kepada siapapun atas apa yang menimpahnya.

Merasa keberatan atas perbuatan tiga anggota Polda Sulut terhadap anaknya, Ekowaty Zulhadji (39), bermohon agar Kapolda Sulut, Brigjen Pol Jakobus Jacky Uli menindak tegas perbuatan anggotanya..

Prilaku tiga anggota polisi itu, lanjut Zulhadji, telah mempermalukan institusi kepolisian. Akibatnya, institusi kepolisian di Indonesia terancam coreng karena ulah tiga anggota Densus 88 itu.

“Masih banyak polisi di Indonesia yang baik hati dimata rakyat. Jadi tidak rugi kalau ‘dorang’ (mereka) bertiga di pecat,” tegasnya. Ia menambahkan, dirinya akan terus mendesak penganiaya anaknya hingga ke Kapolri. Agar polisi tak semena-mena lagi terhadap ralyat kecil.
“Saya siap melapor tiga anggota polisi itu ke Mabes Polri, dan kalau perlu saya akan menyurat ke Presiden SBY. Supaya Kapolri dan Presiden tahu kalau ternyata masih ada anggota polisi di Polda Sulut yang semena-mena terhadap anak kecil,” ancam Zulhadji.

“Kami kesulitan mengusut karena tidak ada saksi lain yang melihat kejadian itu. Jadi hanya korban sendiri saja!,” katanya, pihaknya lagi mengupayakan saksi lain yang bisa diperiksa sebagai saksi.

Herannya, Kapolda Sulut Brigjen (Pol) Jakobus Jacky Uli hanya menganggap penganiayaan terhadap warga sipil yang masih dibawah umur itu, hanya persoalan kecil saja.

“Penganiayaan ringan kan tidak perlu ditahan,” tandas Brigjen (Pol) Jakobus Jacky Uli melalui AKBP Benny Bella.

( ALHIDAYAH Radio, Pontianak )

About Haroky2000

The Prophet SAW said : “Islam begin as something strange ( Ghuroba` ), and it will return as something strange the way it began”.

Posted on Juli 5, 2008, in Ragam. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: