Arsip Kategori: Serial Jihad
Mimpi Jihad Syeikh Usamah bin Ladin (rahimahullah) di usia 9 tahun
Arrahmah.com – Kisah ini diriwayatkan padaku oleh seorang terpelajar berpendidikan yang telah menghabiskan lebih dari 20 tahun memperoleh pendidikan. Ia menceritakan padaku mengenai sebuah mimpi yang Syeikh Usamah bin Laden alami ketika ia berumur 9 tahun, yang mana mengindikasikan bahwa Allah SWT telah menyiapkan Syeikh Usamah bin laden – semoga Allah merahmatinya- semenjak masa kecilnya, untuk berperang melawan salibis.
Ia mengatakan padaku bahwa sewaktu ia duduk dengan sebuah kelompok dan mendiskusikan kondisi umat yang menyedihkan, namun semuanya mengindikasikan bahwa yang terjadi pada umat Islam sesuai dengan rencana Allah dan dengan yakin bahwa kemenangan Allah SWT akan datang. Allah pasti akan mengirim seorang pemimpin dan seorang penuntun diantara umat kita yang akan mengirimkan umat yang terhina dan menyedihkan kepada jalan pendakian yang terang dan kehebatan. Kami mulai berfikir bahwa siapakah yang bisa menjadi seorang yang seperti itu. Read the rest of this entry
Suraqah Al-Andalusia raahimahullaah ( Bag.3 )
Biografi Wartawan Azzam Publications
“Yaa Alloh! Jangan biarkan diriku meninggalkan pegunungan ini kecuali Engkau menjadikan aku sebagai Syuhada!”
Bagian Ketiga.
Pertempuran Tora Bora
Hingga akhirnya terjadilah peristiwa Serangan 11 September 2001 yang kemudian diikuti dengan serangan terhadap Islam dan Ummatnya pada 7 Oktober 2001. Ketika Taliban memutuskan untuk mundur meninggalkan kota-kota yang dikuasainya dan bergerak menuju kawasan pegunungan, Suraqah adalah salah seorang di antara Mujahidin yang mundur menuju deretan pegunungan tinggi Tora Bora, kawasan timur Afghanistan. Pada November 2001 tentara salib Amerika menyerang posisi Mujahidin di Tora Bora dan pecahlah pertempuran yang paling sengit yang terjadi saat itu. Read the rest of this entry
Suraqah Al-Andalusia raahimahullaah ( Bag.2 )
Biografi Wartawan Azzam Publications
“Yaa Alloh! Jangan biarkan diriku meninggalkan pegunungan ini kecuali Engkau menjadikan aku sebagai Syuhada!”
Bagian Kedua.
Karakter Seorang Syuhada
Minggu demi minggu berlalu dan akhirnya kami berhasil membuat sejumlah kemajuan dalam persiapan kami, tetapi masih banyak yang harus dikerjakan. Ada saatnya saya terkena penyakit malas untuk meneruskan pekerjaan dan di saat lainnya saya beristirahat berhari-hari karena jatuh sakit. Sekalipun demikian, Suraqah tetap meneruskan pekerjaan kami dan saya ingat bagaimana saya terbangun tengah malam dan melihat Suraqah masih berkutat dengan pekerjaan. Karena usaha dan kerja kerasnyalah kami dapat memenuhi target waktu kami dan atas ijin Allah, pekerjaan yang dia hasilkan akan terus memberikan inspirasi bagi banyak orang di masa mendatang. Read the rest of this entry
Suraqah Al-Andalusia raahimahullaah ( Bag.1 )
Biografi Wartawan Azzam Publications
“Yaa Alloh! Jangan biarkan diriku meninggalkan pegunungan ini kecuali Engkau menjadikan aku sebagai Syuhada!”
Seorang wartawan dan penulis di website www.azzam.com Suraqah Al-Andalusia telah gugur syahid pada malam Jum’at 29 Ramadhan 1422H (14 Desember 2001) akibat bom cluster selama berlangsungnya serangan udara Amerika di Pertempuran Tora Bora, wilayah timur Afghanistan. Suraqah berusia 28 tahun dan meninggalkan seorang istri beserta kedua anaknya, laki-laki dan perempuan yang masih balita. Read the rest of this entry
INSPIRE MAGAZINE
Majalah yang membuat kecut para penjajah kafir.
Berikut ini beberapa tampilan halamannya;
Pertempuran Kandang Singa, Afghanistan 1987 ( Bag.6 )
Penuturan Usama bin Ladin rohimahulloh
Tanggal 29 Ramadhan, tentara Uni Soviet dan tentara pemerintah Afghanistan yang komunis melancarkan serangan mereka dengan mengirim sejumlah tank bergerak menuju posisi Mujahidin. Ketika tank-tank tersebut telah masuk jarak tembak, dengan mengucapkan Basmallah “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang” kami meneriakkan takbir “Allahu Akbar!” dan memberikan sinyal radio kepada rekan-rekan Mujahidin untuk mulai menembak. Saya mengikuti perkembangan pertempuran dari pos pengamatan dan melihat tembakan-tembakan kami, atas rahmat Allah SWT, mengenai tank musuh dan meluluh lantakkan mereka. Tembak menembak yang kemudian terjadi berlangsung sangat sengit sehingga menyebabkan gunung di mana kami berada bergetar, tetapi atas perlindungan Allah saja tidak seorang Mujahidpun yang cedera atau terluka. Pertempuran berlangsung hingga matahari terbenam dimana setelah itu saya meninggalkan pos pengamatan dan kemudian bertemu dengan Abu Ubaidah Al-Panjsheri (semoga Allah merahmati beliau). Abu Ubaidah adalah seorang Mujahid yang hafal Al-Quran 30 juz (hafidz). Read the rest of this entry
Pertempuran Kandang Singa, Afghanistan 1987 ( Bag.5 )
Jalannya Pertempuran Kandang Singa, Mei 1987
Akhirnya, tibalah pertempuran yang menentukan nasib kedua pihak, pertempuran yang telah dipersiapkan oleh Foreign Mujahideen dengan sangat serius dan sepenuh hati. Meskipun demikian, dalam pertempuran 17 Ramadhan 1407H (22 Mei 1987) Foreign Mujahideen tidak berhasil merebut satupun pos pertahanan musuh karena Read the rest of this entry
Pertempuran Kandang Singa, Afghanistan 1987 ( Bag.4 )
Ringkasan Peristiwa Sebelum Meletusnya Pertempuran Kandang Singa, Ramadhan 1407H (Mei 1987)
Pertempuran Kandang Singa, Laporan Pandangan Mata
Pendahuluan
Pertempuran Kandang Singa berlangsung pada bulan Ramadhan 1407H (Mei 1987). Menteri Pertahanan Uni Soviet mengajukan anggaran militer terpisah yang akan digunakan untuk memutus jalur suplai antara Pakistan dan Afghanistan. Bersama dengan para jenderal senior lainnya mereka berikrar untuk memberikan pukulan menentukan bagi Mujahidin di saat Mujahidin berada dalam kondisi fisik yang kelelahan dan moral bertempur yang rendah. Read the rest of this entry
Pertempuran Kandang Singa, Afghanistan 1987 ( Bag.3 )
Membangun Kandang Singa
Begitu mendengar invasi Uni Soviet ke Afghanistan, Usamah bin Ladin segera datang ke Pakistan pada Januari 1980, hanya 17 hari setelah invasi berlangsung. Usama sebelumnya tidak memiliki gambaran apapun mengenai Afghanistan kecuali penduduk negara ini adalah mayoritas Muslim dan memiliki hewan kuda yang berkualitas sangat baik (Usama sangat menyukai kuda). Abu Muhammad As-Suri berkomentar mengenai kedatangan Usama untuk pertama kalinya, “Usama bin Ladin tiba di Read the rest of this entry
Pertempuran Kandang Singa, Afghanistan 1987 ( Bag.2 )
Kesan Seorang Wartawan Arab
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang,
“Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah (yaitu pergi Jihad dan tidak mundur ketika berhadapan dengan orang kafir), maka di antara mereka ada yang menepati kewajibannya kepada Allah (dan gugur syahid). Dan di antara mereka ada pula yang menunggu-nunggu (apa yang telah Allah janjikan kepada mereka) dan mereka sedikitpun tidak merubah janjinya (yaitu tidak pernah berkhianat terhadap janji mereka kepada Allah untuk tetap teguh dalam Jihad)” [QS Al-Ahzab:23]
“Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di Jalan Allah itu mati; Tidak, bahkan mereka hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezeki” [QS Ali’Imran:169]
“Maka (yang sebenarnya) bukan kamu (Muhammad SAW) yang membunuh mereka, akan tetapi Allah-lah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha Pendengar lagi Maha Mengetahui” [QS Al-Anfaal:17]
Read the rest of this entry
Pertempuran Kandang Singa, Afghanistan 1987 ( Bag.1 )
Berikut ini Haroky2000 akan menghadirkan sebuah kisah nyata Jihad yang dahsyat dan luar biasa dari sedemikian banyak kisah kisah nyata di medan Jihad yang akan memukau setiap pembacanya, sebagai sebuah ilmu dan pelajaran bagi kita semua serta sebagai kado pernikahan bagi Syaikhul Mujahid Abu Abdillah Usamah bin Ladin rhm dengan Huurun`iin (insya Alloh). Bagaimana arti kesabaran, keteguhan, keistiqomahan, kesungguhan dan pengorbanan itu diterapkan di medan tempur sebenarnya. Kisah ini kami ambil dari sebuah buku karya Asy Syahid (insya Alloh) DR. Abdullah Azzam rhm, dan akan kami sajikan secara berseri. Semoga kisah berikut ini dapat memberi manfaat serta menjadi suri tauladan bagi kita semua yang membacanya, amin.
”Orang-orang Afghanistan adalah pejuang yang cinta kemerdekaan dan mereka telah memperjuangkannya selama lebih dari 20 tahun… Hanya di film-film Hollywood saja pasukan elite terlihat efektif, gagah berani dan hebat… Ketika masuk ke Afghanistan kami memerlukan waktu satu tahun untuk belajar bagaimana caranya bertempur”





















